Oleh: ngalamkuliner | September 3, 2008

RUJAK KLATEN

Nggak seperti tempat lain yang memiliki   tempat berjalan yang sudah permanen, Rujak Klaten milik Ali Munawar ini dijajakan dengan rombong dorongnya. Meski hanya dijal lewat rombong, tapi soal pelanggan, Rujak Klaten yang menawarkan dua menu andalan, yakni rujak serut dan rujak manis ini memiliki pelanggan hingga kalangan atas.

Memang wajar sih kalau Rujak Klaten memiliki banyak penggemar. Pasalnya rujak yang mangkalnya di Jalan Bogor ini memiliki keistimewaan tersendiri, terutama rujak serutnya.

Rujak serut yang ‘diimpor’ dari Klaten langsung ini berisi beraneka macam buah segar, seperti mangga, nanas, belimbing, bengkoang, pepaya, kedondong dan jambu. Keistimewaannya dibandingkan rujak manis biasa, buah-buahan yang beraneka ragam ini diserut oleh sang penyaji dan dicampur aduk dengan bumbu rujaknya. Dengan buah yang sudah diserut terlebih dahulu dan bumbu yang telah tercampur, kita jadi lebih mudah mengonsumsinya.

Walaupun buahnya diserut dan dicampur bumbu langsung, tetapi rujak serut Klaten ini nggak sama dengan rujak gobet, lho. Kalau rujak gobet banyak kuahnya, maka rujak serut ini nggak diberi kuah sama sekali. Sehingga kesegaran buahnya yang krenyes-krenyes lebih terasa.

Satu porsi rujak serut yang dijual Ali Munawar ini bisa kita dapatkan hanya dengan Rp 4000 saja. Agar lebih enak, sang penjual menyarankan sebelum menikmati, sebaiknya rujak serut disimpan di dalam lemari es. Setelah menunggu dua jam, baru deh dihajar bareng-bareng.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: