Nggak seperti tempat lain yang memiliki tempat berjalan yang sudah permanen, Rujak Klaten milik Ali Munawar ini dijajakan dengan rombong dorongnya. Meski hanya dijal lewat rombong, tapi soal pelanggan, Rujak Klaten yang menawarkan dua menu andalan, yakni rujak serut dan rujak manis ini memiliki pelanggan hingga kalangan atas.
Memang wajar sih kalau Rujak Klaten memiliki banyak penggemar. Pasalnya rujak yang mangkalnya di Jalan Bogor ini memiliki keistimewaan tersendiri, terutama rujak serutnya.
Rujak serut yang ‘diimpor’ dari Klaten langsung ini berisi beraneka macam buah segar, seperti mangga, nanas, belimbing, bengkoang, pepaya, kedondong dan jambu. Keistimewaannya dibandingkan rujak manis biasa, buah-buahan yang beraneka ragam ini diserut oleh sang penyaji dan dicampur aduk dengan bumbu rujaknya. Dengan buah yang sudah diserut terlebih dahulu dan bumbu yang telah tercampur, kita jadi lebih mudah mengonsumsinya.
Walaupun buahnya diserut dan dicampur bumbu langsung, tetapi rujak serut Klaten ini nggak sama dengan rujak gobet, lho. Kalau rujak gobet banyak kuahnya, maka rujak serut ini nggak diberi kuah sama sekali. Sehingga kesegaran buahnya yang krenyes-krenyes lebih terasa.
Satu porsi rujak serut yang dijual Ali Munawar ini bisa kita dapatkan hanya dengan Rp 4000 saja. Agar lebih enak, sang penjual menyarankan sebelum menikmati, sebaiknya rujak serut disimpan di dalam lemari es. Setelah menunggu dua jam, baru deh dihajar bareng-bareng.
Ditulis dalam Uncategorized
Nama* Email* Situs web
Your response:
Notify me of follow-up comments via email.